664xauto-rasululloh-menangis-ketika-jibril-mengisahkan-pintu-neraka-151029a
oleh : Al Ustadz Abu Usamah yahya Al Lijaziy

Allah swt berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”(At Tahrim 6)

Berkata Ali ibnu Abi Tholhah dari Ibnu Abbas rda terhadap ayat قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا :”Beramallah kalian dengan ketaatan kepada Allah swt dan jauhilah maksiat kepadanya serta perintahkan keluargamu dengan dzikir (mengingat Allah swt), maka Allah swt akan menyelamatkan kalian dari neraka. Juga berkata Mujahid :”Bertakwalah kalian kepada Allah swt dan wasiatkan kepada keluarga kalian untuk bertakwa kepada Allah swt.” Berkata pula Ad Dhahak :”Kewajiban seorang muslim adalah mengajari keluarganya, karib kerabatnya, siapa saja yang dalam asuhannya termasuk budaknya tentang apa yang Allah swt wajibkan dan Allah swt larang untuk mereka.”
Sebagai realisasi dari ayat tersebut terdapat dalam sebuah Hadits riwayat Abdul Malik bin robi’ bin sabrah dari ayahnya dari kakeknya berkata, Rasulullah saw bersabda:
“مروا الصبي بالصلاة إذا بلغ سبع سنين، فإذا بلغ عشر سنين فاضربوه عليها”
“Perintahkan anak kalian sholat ketika sudah berumur tujuh tahun dan jika sudah sampai umur sepuluh tahun pukullah dia (jika meninggalkan sholat)” )Imam Ahmad,Riwayat ini dari Abu Daud dan At Tirmidzi berkata Hadits ini Hasan (Tafsir Ibnu Katsir)
)

Yang perlu kita ketahui disini adalah betapa dahsyatnya panasnya neraka itu seperti yang telah dijelaskan dalam Hadits shahih dari Abu Hurairah rda bahwasanya Rasulullah saw bersabda :
نَارُ بَنِي آدَمَ الَّتِي يُوقِدُونَ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ
“Api kalian yang dinyalakan oleh anak cucu Adam ini hanyalah satu bagian dari 70 bagian neraka Jahanam.” )Shahihul Jami’ 661(
Dan yang mengerikan darinya yaitu kebanyakan penduduk neraka itu adalah kaum wanita. Ini sudah menjadi ketetapan Syari’at, seperti yang diriwayatkan Ibnu Abbas rda bahwa Rasulullah saw bersabda :
« اطَّلَعْتُ فِى الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِى النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ
“Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.” ) Al Bukhari wal Muslim(
Rasulullah saw menjelaskan alasan dari wanita yang paling banyak menghuni neraka pada Hadits riwayat Ibnu Abbas rda, yaitu pada kejadian sholat gerhana Rasulullah saw bersabda tentang kondisi neraka :
وَرَأَيْتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ كَالْيَوْمِ مَنْظَرًا قَطُّ وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ ». قَالُوا بِمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « بِكُفْرِهِنَّ ». قِيلَ أَيَكْفُرْنَ بِاللَّهِ قَالَ « بِكُفْرِ الْعَشِيرِ وَبِكُفْرِ الإِحْسَانِ لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ ».

“…dan aku melihat neraka, maka aku belum melihat pemandangan seperti ini sebelumnya, aku lihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita. Para Shahabat pun bertanya :” Mengapa demikian Ya Rasulullah?”,Beliau bersabda :”karena kekufuran mereka”

… dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita. Shahabat pun bertanya : “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam?” Beliau Shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab : “Karena kekufuran mereka.” Kemudian ditanya lagi : “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab : “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma)

Dalam hadits lainnya, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menjelaskan tentang wanita penduduk neraka, beliau bersabda :“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu)

Dari Imran bin Husain dia berkata, Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda :
إن أقل ساكني الجنة النساء
“Sesungguhnya penduduk surga yang paling sedikit adalah wanita.” (HR. Muslim dan Ahmad)

bersambung in syaa Allah..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *